MENELUSURI SPEKTRUM PEMIKIRAN SANG GURU BANGSA

Pesantren Ketitang

Oleh: K. Em. Ahmad Zuhri, S.Pd

Satu yang terlintas dalam benak kita ketika membicarakan sosok KH. Abdurrahman Wahid – Gus Dur – yaitu sosok unik yang tidak pernah selesai untuk diperbincangkan. Ini mengingat sikap dan pandangannya yang acapkali kontroversi. Gus Dur adalah tokoh fenomenal dikenal sebagai tokoh pluralistis, pemikir brilian yang moralis, pejuang demokrasis, toleran, visioner, idealis relistis, humoris, nyentrik, rasional, tokoh penyeimbang dan menghargai perbedaan. Kiprah dan sepak terjangnya telah banyak mewarnai pelbagai bidang: politik, sosial, budaya, ekonomi, seni dan lainnya. Namun demikian, Gus Dur memiliki kegiatan unik yang tidak bisa ditinggalkan dan ini merupakan salah satu cirri khas warga NahdlatulUlama (NU) yaitu berziarah ke makam-makam ulama yang dianggapnya waliullah.

Popularitas Gus Dur dibentuk melalui proses panjang, di mana ia pernah berorganisasi dan belajar di Mesir, Irak, serta beberapa Negara Eropa. Di sejumlah negara tersebut, kyai nyentrik dengan nnama kecil Abdurrahman Addakhil ini tekun mempelajari berbagai macam pengetahuan baik…

Lihat pos aslinya 1.282 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s