boeloeG.

Judul: Gus Dur Menjawab Perubahan Zaman: Warisan Pemikiran K.H. Abdurrahman Wahid; Penyunting: Frans M. Parera dan T. Jakob Koekerits; Tebal: 181 Halaman; Tahun: Januari 2010; Penerbit: Kompas; Jakarta.

Seperti kebanyakan buku-buku mengenai tingkah polah [baca: pemikiran] Gus Dur lainnya, buku ini juga merupakan kumpulan dari artikel-artikel Gus Dur yang termuat dalam harian Kompas sejak tahun 1991 sampai dengan 1999. Buku ini merupakan cetakan ketiga dimana penyunting membatasi dalam terma politik, kenegaraan kebangsaan, islam, moral-spiritual, dan juga isu-isu kebebasan manusia [demokrasi].

Sebanyak 22 tulisan Gus Dur dalam buku ini dikelompokkan dalam 4 [empat] bangunan utama yaitu pertama, relasi antara islam dan negara. Bagi saya, artikel menarik dalam bagian ini adalah pemikiran Gus Dur mengenai relasi antara partai politik [UMNO] dan perilaku tokohnya [Anwar Ibrahim] dengan agama islam di Malaysia. Secara umum Gus Dur menganggap bahwa relasi-relasi ini lebih kompleks bila dibandingkan dalam konteks yang sama di Indonesia.

Bagian kedua mengenai kepemimpinan…

Lihat pos aslinya 138 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s