Sbelen's Weblog

Kampus Seminari Tinggi Ledalero selesai direkonstruksi tahun 2002, 10 tahun setelah dihancurluluhkan gempa yang disertai tsunami pada Desember 1992.

Pater Philip Tule SVD sebagai Rektor Ledalero menyambut Presiden Abdurrahman Wahid yang berkunjung ke Ledalero dan menginap satu malam di sebuah kamar sederhana untuk seorang presiden. Hanya seorang menteri yang pernah menginap di Ledalero yaitu Pak Frans Seda dan hanya ada seorang presiden yang menginap di tempat yang sama, yaitu Gus Dur.

Pada kesempatan terhormat itu, Gus Dur berkenan melakukan launching sebuah buku untuk mendorong toleransi dan saling menghormati antar-penganut agama yang berbeda. Sejak waktu itu para mahasiswa “memburu” dan membaca buku dan tulisan apa pun yang ditulis Gus Dur.

Para alumni STFK Ledalero yang kini berkarya di sekitar 40 negara di dunia bersedih mendengarkan berpulangnya Gus Dur. Belum pulih rasa sedih itu, kesedihan tambah mendalam setelah mendengar berpulangnya Pak Frans Seda. Tidak mengherankan jika pada milis kami muncul beragam komentar…

Lihat pos aslinya 680 kata lagi

Gus Dur memimpin Indonesia kurang dari dua tahun. Di masa yang cukup singkat itu, Gus Dur dan pemerintahannya telah melakukan banyak hal untuk Indonesia yang tengah melangkah memasuki era baru, baik di bidang politik, demokrasi dan HAM juga ekonomi.

Namun apa daya, pertarungan antara Gus Dur dan lawan-lawan politiknya lebih seru untuk disaksikan daripada menyimak prestasi-prestasi yang telah dicatatkan itu.

Gus Dur bukan pendatang baru di belantara politik Indonesia. Tahun 1982 dia berkampanye untuk Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan di tahun 1987 menjadi anggota MPR dari Partai Golkar. Ketika sejumlah intelektual Muslim Indonesia yang dimotori BJ Habibie membentuk Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) tahun 1990, Gus Dur dan teman-temannya membentuk forum Demokrasi.

Lihat pos aslinya 1.159 kata lagi

Bani Madrowi

hasyim wahid - gus imPada malam 19 Januari 1998, Hasyim Wahid, adik terkecil Gus Dur sedang menunggunya di kantor, ketika kemudian ia merasa khawatir. Gus Dur ke kamar mandi di seberang koridor kantornya di ge- dung PBNU. Setelah sekian lama, ia tak muncul juga.

Karena tak dapat menunggu lagi, Hasyim dan bebe- rapa orang membuka paksa pintu kamar mandi itu. Mereka mendapati Gus Dur tak sadarkan diri di lantai. Saudaranya yang lain, Umar, seorang dokter, dipanggil dan Gus Dur dilarikan ke rumah sakit.

Lihat pos aslinya 252 kata lagi

Duniaku Online

Gus Dur, sosok seorang tokoh yang penuh dengan wibawa dan berkharismatik. Walaupun ia sudah meninggal, tetapi sebenarnya ia tetap hidup dalam hati masyarakat. Saat beliau wafat banyak berbagai kalangan yang ikut serta menghantarkan beliau ke peristirahatan yang terakhir di pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. Setiap hari banyak peziarah yang datang untuk mendo’akan Gus Dur. Hal ini menandakan betapa sedihnya masyarakat yang ditinggalkan Gus Dur. Saya sendiri telah datang ke sana dan melihat betapa banyak peziarah yang datang dari berbagai daerah. Mudah-mudahan Gus Dur diterima oleh Allah di sisi yang paling mulia. Amin…

Lihat pos aslinya

Lamunan

gus dur mesirKairo, NU Online
KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur pernah menimba ilmu di Universitas Al-Azhar pada tahun 1964-1966. Banyak kesan dan cerita menarik tentang Gus Dur selama di Mesir ini sehingga sampai sekarang ia menjadi icon kebanggaan bagi mahasiswa Indonesia yang sedang menimba ilmu di Al-Azhar khususnya, warga NU (Nahdliyyin).

“Ketokohan Gus Dur dan pada masa lalunya di Azhar mampu menjadi sumber inspirasi mahasiswa,” kata M. Jauharul Afif, anggota LDNU Mesir saat memberikan keterangan seusai acara peringatan 40 hari atas meninggalnya Gus Dur di Sekretariat PCINU Mesir, Selasa (9/2) malam.

Selama belajar di Al-Azhar tersebut, Gus Dur tinggal di asrama Bu’uts. Gus Dur sekalipun hanya dua tahun berada di Mesir, namun bagi banyak orang, ia adalah seorang yang

Lihat pos aslinya 162 kata lagi

Mengenangmu

Kenanganmu sungguh indah
Kenanganmu selalu ada disini
Dimanapun kemanapun aku pun mengingat itu
Sungguh indah saat-saat bersamamu
Aku kan sll ada dihatimu
Meskpun raga kita tak bisa bersatu tuk selamanya
Memang hatiku sekarang lagi bersama orang lain tapi namamu selalu ada di sini.