Belajar Menulis

Itulah Gus Dur, sosok yang memiliki komitmen kuat tentang pluralisme Indonesia. Dia juga pembawa pemikiran Islam modern dalam semangat tradisional. Sebab itulah mungkin yang menyebabkannya dituduh terlalu liberal dalam pikiran tentang keagamaan.”(Suara Merdeka, 29 Januari 2010)

Lihat pos aslinya 560 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s